Sebagai salah satu dari sistem panca indra, Lidah merupakan tempat beradanya indra pengecap (khemoreseptor).
Zat yang sanggup dikecap ialah zat-zat kimia berupa larutan. Pada dikala kita mengecap makanan, rasa yang timbul bahwasanya ialah perpaduan antara rasa dan bau. Oleh alasannya ialah itu indra pengecap bersahabat kaitannya dengan indra pembau.
Lidah terbentuk oleh jaringan otot yang ditutupi oleh selaput lendir yang selalu berair dan berwarna merah jambu. Di dalam mulut, permukaan pengecap terasa halus dan licin.
Jika kita melihat pengecap kita melalui cermin, maka akan tampak tonjolan-tonjolan kecil di permukaan lidah. Tonjolan kecil itu disebut papila.
Ada tiga jenis papila yang ada di permukaan pengecap yaitu:
a. Papila sirkumvalata, yang berbentuk cincin.
Papila ini terdapat di pangkal lidah, berjajar membentuk abjad V.
b. Papila fungiformis, yang berbentuk ibarat jamur.
Papila ini menyebar di permukaan ujung dan sisi lidah.
c. Papila filiformis, yang berbentuk ibarat rambut.
Papila ini merupakan papila terbanyak. Papila ini lebih banyak berfungsi sebagai perasa sentuhan daripada pengecap.
Pada papila-papila inilah terdapat kuncup pengecap yang merupakan kumpulan ujung-ujung saraf pengecap dan oleh serabut-serabut saraf dihubungkan dengan otak.
Suatu zat sanggup dirasakan oleh pengecap jikalau zat tersebut berupa larutan. Larutan tersebut kemudian memenuhi parit-parit di sekitar papila-papila.
Karena pada papila tersebut terdapat kuncup-kuncup pengecap, maka zat yang mengisi parit tersebut merangsang kuncup pengecap. Rangsangan ini diteruskan oleh serabut saraf menuju ke otak untuk diartikan.
Kuncup-kuncup pengecap sanggup membedakan empat rasa pokok yaitu asam, pahit, anggun dan asin. Namun terkadang kita juga sanggup mencicipi lebih dari empat rasa tersebut.
Hal ini terjadi alasannya ialah melibatkan faktor-faktor lain yaitu:
a. Kombinasi keempat rasa utama tersebut menghasilkan rasa baru.
b. Peranan reseptor-reseptor pencium, suhu dan sentuhan.
Keempat rasa tersebut di atas, dirasakan oleh kuncup-kuncup pengecap yang berbeda dan kuncupkuncup tersebut berkumpul pada bab tertentu di permukaan lidah. Namun tiap orang memiliki variasi keluasan kawasan penyebaran rasa tersebut.
Sumber https://www.berpendidikan.com
Zat yang sanggup dikecap ialah zat-zat kimia berupa larutan. Pada dikala kita mengecap makanan, rasa yang timbul bahwasanya ialah perpaduan antara rasa dan bau. Oleh alasannya ialah itu indra pengecap bersahabat kaitannya dengan indra pembau.
Lidah terbentuk oleh jaringan otot yang ditutupi oleh selaput lendir yang selalu berair dan berwarna merah jambu. Di dalam mulut, permukaan pengecap terasa halus dan licin.
Jika kita melihat pengecap kita melalui cermin, maka akan tampak tonjolan-tonjolan kecil di permukaan lidah. Tonjolan kecil itu disebut papila.
Ada tiga jenis papila yang ada di permukaan pengecap yaitu:
| Bagian-bagian permukaan Lidah |
a. Papila sirkumvalata, yang berbentuk cincin.
Papila ini terdapat di pangkal lidah, berjajar membentuk abjad V.
b. Papila fungiformis, yang berbentuk ibarat jamur.
Papila ini menyebar di permukaan ujung dan sisi lidah.
c. Papila filiformis, yang berbentuk ibarat rambut.
Papila ini merupakan papila terbanyak. Papila ini lebih banyak berfungsi sebagai perasa sentuhan daripada pengecap.
Pada papila-papila inilah terdapat kuncup pengecap yang merupakan kumpulan ujung-ujung saraf pengecap dan oleh serabut-serabut saraf dihubungkan dengan otak.
Suatu zat sanggup dirasakan oleh pengecap jikalau zat tersebut berupa larutan. Larutan tersebut kemudian memenuhi parit-parit di sekitar papila-papila.
Karena pada papila tersebut terdapat kuncup-kuncup pengecap, maka zat yang mengisi parit tersebut merangsang kuncup pengecap. Rangsangan ini diteruskan oleh serabut saraf menuju ke otak untuk diartikan.
| Penyebaran kawasan rasa pada permukaan lidah |
Kuncup-kuncup pengecap sanggup membedakan empat rasa pokok yaitu asam, pahit, anggun dan asin. Namun terkadang kita juga sanggup mencicipi lebih dari empat rasa tersebut.
Hal ini terjadi alasannya ialah melibatkan faktor-faktor lain yaitu:
a. Kombinasi keempat rasa utama tersebut menghasilkan rasa baru.
b. Peranan reseptor-reseptor pencium, suhu dan sentuhan.
Keempat rasa tersebut di atas, dirasakan oleh kuncup-kuncup pengecap yang berbeda dan kuncupkuncup tersebut berkumpul pada bab tertentu di permukaan lidah. Namun tiap orang memiliki variasi keluasan kawasan penyebaran rasa tersebut.
Sumber https://www.berpendidikan.com
Buat lebih berguna, kongsi:
