Kerja sama ekonomi internasional kadang terbentur pada hambatan-hambatan sebagai berikut.
Misalnya negara A terlibat konflik dengan negara B. Kebetulan negara A mempunyai kekuatan ekonomi dan militer yang kuat. Negara A memberlakukan hukuman ekonomi pada negara B.
Negara A melarang negara-negara lain untuk melaksanakan perdagangan dengan negara B. Akibatnya, negara B tidak sanggup bekerja sama dengan negara lain.
Dengan demikian, negara-negara lain tidak sanggup menjalin kolaborasi dengan Cina. Namun, ketika ini hampir tidak ada negara yang menutup diri terhadap kolaborasi dengan negara lain.
Sumber https://www.berpendidikan.com
a. Ancaman Ketidakstabilan Politik dan Keamanan
Ancaman ketidakstabilan politik dan keamanan antara lain adanya peperangan atau konflik antarnegara. Hal ini sanggup mengganggu hubungan antara kedua negara yang semula mempunyai hubungan baik.Misalnya negara A terlibat konflik dengan negara B. Kebetulan negara A mempunyai kekuatan ekonomi dan militer yang kuat. Negara A memberlakukan hukuman ekonomi pada negara B.
Negara A melarang negara-negara lain untuk melaksanakan perdagangan dengan negara B. Akibatnya, negara B tidak sanggup bekerja sama dengan negara lain.
| Kerjasama Ekonomi |
b. Perbedaan Ideologi Negara
Perbedaan ideologi negara sanggup menghambat kolaborasi ekonomi, contohnya sebelum menganut perekonomian terbuka, Cina yaitu negara yang menutup diri terhadap kolaborasi dengan bangsa lain.Dengan demikian, negara-negara lain tidak sanggup menjalin kolaborasi dengan Cina. Namun, ketika ini hampir tidak ada negara yang menutup diri terhadap kolaborasi dengan negara lain.
c. Praktik-Praktik Perdagangan yang Cenderung Merugikan Negara Lain
Praktik perdagangan yang cenderung merugikan negara lain contohnya dumping, yaitu menjual barang untuk ekspor dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga di dalam negeri. Praktik ini sanggup memperburuk hubungan antarnegara dan menghambat kolaborasi ekonomi.Sumber https://www.berpendidikan.com
Buat lebih berguna, kongsi:
